Abracadabra (Opini & Spoiler)

Bagi saya daya tarik pertama film ini adalah cuplikan adegan yang terasa seperti film Wes Anderson. Sementara daya tarik kedua sudah pasti adalah Bang Echa (supaya terasa akrab).
.
Dari menit awal, film ini memanjakan mata dengan warna pastel dan pengambilan gambar simetris ala WA. Walaupun manipulasi warna terasa dipaksakan pada beberapa scene, hal tersebut bisa “dimaafkan” dengan adanya hal lain yang menyenangkan mata yaitu kostum.
.
Saya baru tahu setelah membaca movie credit bahwa salah satu perancang kostum film ini adalah Tex Saverio. Ditambah beberapa pemeran yang punya background modelling, tidak heran sepanjang film terasa seperti photo shoot editorial majalah.
.
Sayangnya aspek magis yang hendak dibangun film ini menjadi kabur, ketika salah satu tokoh menyebut nama Soekarno sebagai bagian penting dari cerita.
Saya tidak paham, kenapa sulit-sulit menciptakan dunia fiktif dengan nama tempat yang tidak nyata, jika akhirnya harus menyebut tokoh besar Indonesia.
.
Hal lain yang bagi saya cukup mengusik adalah perpindahan adegan satu ke adegan lain terasa kurang mengalir. Hal ini ibarat membaca buku yang di setiap babnya ada satu paragraf yang hilang. Ya, secara keseluruhan tetap paham ceritanya sih, hanya saja terasa ada yang jembatan yang hilang.
.
Keberadaan Butet Kertaradjasa juga menurut saya kurang tepat dalam film ini. Beliau adalah pemain teater hebat, namun ekspresi beliau terlampau teatrikal untuk ada di film ini bersanding dengan tokoh lainnya.
.
Pemilihan tata bahasa juga menurut saya adalah satu aspek penting dalam membangun cerita. Dalam film ini ada penggunaan kata “nggak dan tidak” serta penggunaan kata baku-tidak baku lainnya yang tidak konsisten sehingga cukup mempersulit proses terbangunnya keutuhan cerita.
.
Meski demikian, secara keseluruhan saya suka ide cerita dan kecantikan sinematografi film ini. Menarik untuk dinikmati dan didiskusikan bersama.
.
Mari mengapresiasi Faozan Rizal (Sutradara Habibie & Ainun, Penata Kamera Ayat-Ayat Cinta dan Perahu Kertas) yang sudah berani keluar dari zona nyaman, dan mencoba warna baru di dunia perfilman Indonesia. 🍻🎊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s