Ingatan Ikan Mas

“Ingatanmu sungguh seperti ikan mas ya?
Minggu lalu kau menggebu-gebu menceritakan tentang bagaimana Durga dikutuk Siwa, lantas minta tolong pada Kalika.
Aku ingat jelas, kau cukup geram ketika menceritakan tentang Kalika yang lupa akan tugasnya. Ia malah jatuh cinta pada adik Yudistira, walau akhirnya ditolak, lalu dipermainkan Ismaya.
Kau bahkan bertutur dengan lancar kisah Durga yang akhirnya bebas karena bantuan Narada.
Aku hanya tak paham. Bagaimana bisa hari ini kau bahkan tak ingat siapa itu Sudamala?”
.
Bukan aku sengaja mengingatnya, tapi secara ajaib memoriku terlempar pada omelanmu di Bulan Januari, saat di luar hujan deras dan senja tak sempat tenggelam. Seolah itu sehari yang lalu, terputar jelas gambaran raut wajahmu yang gemas ketika aku benar-benar tak ingat siapa tokoh pewayangan itu.
.
Bulan Agustus.
Tanah di depanku merah basah.
Bukan karena hujan, sayang.
Tapi aku kini paham. Makhluk yang mudah lupa adalah makhluk yang bahagianya sederhana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s