Sore Seperti Ini

Aku merindukan sore seperti ini
Sore yang basah bermain hujan
Harum tanah yang mengandung magis
Suara radio tetangga samar di pojok dinding
Dan senja tua yang sebentar kemudian pecah
Sore seperti ini
Sore yang aku kenal sejak belum mengenal aksara
Hal pertama yang membuat aku melafal jingga
juga merah muda
Beserta kesepian yang mereka bawa
di tiap tetes hujan yang mengalir di jendela
Sore yang sempurna
Ketika sendiri berteman dengan senja tua, 
tanah basah, dan jendela kaca
Semua saling mengerti tanpa satupun kata
Sederhana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s